Jumat, 24 Juni 2011
Padi
aku dan padi
adalah satu kesatuan
yg tak terpisahkan
tapi itu dulu
dulu sekali...
saat kupandang matahari
aku selalu melihat padi
ya pasti aja krn rumahku menghadap ke timur
dan hamparan sawah ada di depan rumah
padi....
kuikuti alur kehidupannya
dari benih yg baru disemai...
bahkan sebelum benih disemai
yaitu persiapan tanah yg pas buat penyemaian benih
lalu saat tunas padi mulai cukup umur
utk dipindahkan
namanya "nandur"
caranya tanah disiapkan, dg cukup genangan air
lalu padi ditanam dg cara mundur kebelakang
(karena tdk ada mundur ke depan)
lalu dibersihkan rumput dan gulma
lalu bulir2 padi yg hijau tampak keluar
lalu berubah mjd kuning
lalu panen...lalu tanah disiapkan lagi
dan begitu seterusnya...
aku ikuti terus proses itu
sampai aku harus tercerabut dari kampung halamanku
dan di sini
aku lama tak melihat padi
kecuali saat pulang kampung naik kereta api
ah... padi....
kenapa tak kutanam saja ia di hatiku
agar aku bisa memiliki ilmu padi
semakin berisi semakin merunduk tak lupa diri
ah...padi....
terima kasih telah memberiku banyak arti
Juwet
Wah... ini buah langka...
buah dari masa kecil
warnanya ungu, bentuknya lonjong
dulu aku tak begitu suka
karena rasanya agak sepat
meski ada pula yg manis
tapi bagaimana pun
buah ini mengingatkan aku pada masa kecil
karena dulu ada tetanggaku yg punya pohon ini
dan kita ramai2 metik buahnya
sambil bersantai
di kebun belakang
lalu habis makan buah ini
bibir dan lidahnya jadi ungu semua
hahaha.....
Ceplukan
Hehehe... seneng banget rasanya menemukan buah ini...
dulu sekali...
aku sering berjalan di pematang sawah
sekedar utk mencarinya
dan matakupun akan berbinar
saat kutemukan ia tersembunyi di antara semak
dan...hup...hup...
kupetik ia dari tangkainya
kupilih yg berwarna kekuningan
kubuka kulit yg membungkus daging buahnya
dan... hm... manis sekali daging buahnya
ah...tiba2 aku merindukannya
kemana harus mencari ya?
Jarak
jika saat ini aku menjaga jarak denganmu
bukan berarti aku membencimu
bukan berarti pula aku tak lagi mencintaimu
aku hanya tak ingin membuatmu terluka
kala jarak terlalu dekat
bersinggungan akan membuat kita sama2 sakit
dan sungguh aku tak mau itu
biar aku menjaga jarak
jarak yg aman bagi kita berdua
agar tak menciptakan luka
semoga kau mengerti
jarak membuat bulan terlihat indah bercahaya
jarak membuat gunung terlihat tinggi menjulang
jarak...
maafkan bila aku harus mengambil jarak itu
semoga jarak itu tak membuatmu makin sakit
karena aku tak mau lagi membuatmu terluka
meski tanpa aku sengaja
kau tetap yg aku cinta
selamanya
Jalan Sunyi
inilah jalan sunyi
yang akan aku lalui
yang akan aku tapaki
seorang diri
tanpa kau di sisi
inilah jalan sunyi
jalan yg membuatku mengerti
kehidupan akan selalu berakhir pada kesendirian
hening sunyi sepi
di jalan sunyi ini kita bertemu
di jalan ini pula kau tinggalkanku
jangan pernah kembali
jangan pernah temui aku lagi
Rabu, 15 Juni 2011
Alhamdulillah akhirnya....
Alhamdulillah...akhirnya aku bisa nulis di blog lagi...akunku terkunci dan susah dibuka... dan hari ini....alhamdulillah bisa terbuka lagi hatinya... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)





