Inilah tempat dimana kulalui masa kecil
dengan keceriaan dan air mata
datang silih berganti
menghampiri
Inilah tempat yng masih sering hadir dalam mimpi-mimpi malam
bersama orang-orang tersayang
Inilah tempat di mana sebuah kenangan menjadi masa lalu
tempat aku mulai melangkah
mengenal manis getir kehidupan
mengenal hitam putihnya cinta
mengenal kesetiaan
Kalau foto di bawah ini adalah Pabrik Gula Purwodadi... yang dulu setiap hari aku lintasi saat berangkat dan pulang sekolah di SMP 1 karangrejo.... ah... masa itu begitu indahnya.... tak akan terlupakan... di masa itulah aku menemukan banyak teman yang kusayangi dan menyayangiku... ^_^
Di sekolah itulah aku belajar banyak hal... belajar mencintai, belajar menghargai, belajar mandiri, belajar mengenal banyak hal.... ^_^
Indahnya masa itu, berhias tawa dan air mata...silih berganti...
Belajar tentang hidup...
Hidup yang banyak masalah supaya kita tahu kita punya kekuatan
Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras
Butuh air mata supaya kita tahu cara merendahkan hati
Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai
butuh senyum supaya kita tahu kita punya cinta
butuh cinta agar kita lebih berwarna
^_^
Teriring ucapan terima kasih buat sahabatku tersayang... Pak Dokter Dwi Susilo beserta istri (Ibu Dokter Lina) -yg telah mengambilkan gambar di atas- dan mbak Ida atas inspirasinya..... ^_^
Minggu, 01 Januari 2012
Senin, 26 Desember 2011
Barang Mahal
Kadang aku suka berpikir, bila melihat ada orang yang suka membeli barang-barang yang harganya mahal, dan kadang membelinya sambil dibela-belain kredit atau ngutang....
Memang sebagai wanita, godaan terhadap fashion (baju, tas, sepatu dan semacamnya) sangatlah besar dan sering gak bisa nahan.... ^_^
Memang sebagai wanita, godaan terhadap fashion (baju, tas, sepatu dan semacamnya) sangatlah besar dan sering gak bisa nahan.... ^_^
Seorang teman baru saja bercerita bahwa ia akhirnya berhasil membeli tas bermerek yang sudah lama diidam-idamkan dengan harga sekitar 2 juta... "Rasanya puas banget Jeng..." katanya dengan mata berbinar. Ah... aku hanya bisa tersenyum sambil memandangi tas barunya yang memang bagus dan berkelas. Terpikir di benakku, apa gak sayang ya uang sebanyak itu dibelikan tas yang mungkin sepintas fungsinya sama saja dengan tas aku yang berharga 50-ribuan... (sstt....jangan2 keras-keras ya...hehe)
"Ini nggak seberapa Jeng... ada juta tas yang hargaya seratus juta lho..." katanya berkilah, tasnya masih termasuk "murah"
Dan sekali lagi aku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala, saat sang teman sudah pulang... Dengan profesinya sebagai ibu rumah tangga yang full mengurus anak, mengantar jemput sendiri... mungkin dengan memiliki barang mahal merupakan hiburan tersendiri... "lebih hemat dari pada beli barang yang murah tapi cepat rusak".... tidak hanya tas.... tapi juga baju dan sepatu serta pernak-pernik yang lain.... ^_^
Mungkin agak sedikit berbeda dengan aku yang kurang suka dengan barang mahal, dan lebih melihat sesuatu dari fungsinya. Selama ini aku enjoy saja memakai tas seharga lima puluh ribuan, asal model dan warnyanya cocok... ya kupikir santai saja... karena aku terbiasa tidak menilai orang dari barang yang dikenakannya. Dan aku pun tidak takut bila orang lain menilaiku rendah karena memakai barang murah... biar saja, itu hak mereka ^_^
Sejujurnya aku lebih suka menabung, bila ada rizki lebih... aku selalu terpikir untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak... Memberikan les terbaik, buku bacaan terbaik... yang pasti harganya tidak murah... ke sinilah lebih banyak dana itu mengalir... Ya, biaya sekolah yang bagus sekarang tidak ada yang murah... aku ingin anak-anak bisa bersekolah di tempat terbaik sesuai dengan kemampuan mereka..... ^_^
Aku ingin anak-anakku menjadi anak-anak yang sholeh dan mencintai ilmu pengetahuan.... Amin YRA
Jadi.... jika orang lain ada yang merasa puas, tentram dan damai setelah berhasil membeli tas mahal yang sudah lama diidam-idamkan... aku pun merasa puas, damai dan tentram melihat gambar di bawah ini... ^_^
Mungkin agak sedikit berbeda dengan aku yang kurang suka dengan barang mahal, dan lebih melihat sesuatu dari fungsinya. Selama ini aku enjoy saja memakai tas seharga lima puluh ribuan, asal model dan warnyanya cocok... ya kupikir santai saja... karena aku terbiasa tidak menilai orang dari barang yang dikenakannya. Dan aku pun tidak takut bila orang lain menilaiku rendah karena memakai barang murah... biar saja, itu hak mereka ^_^
Sejujurnya aku lebih suka menabung, bila ada rizki lebih... aku selalu terpikir untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak... Memberikan les terbaik, buku bacaan terbaik... yang pasti harganya tidak murah... ke sinilah lebih banyak dana itu mengalir... Ya, biaya sekolah yang bagus sekarang tidak ada yang murah... aku ingin anak-anak bisa bersekolah di tempat terbaik sesuai dengan kemampuan mereka..... ^_^
Aku ingin anak-anakku menjadi anak-anak yang sholeh dan mencintai ilmu pengetahuan.... Amin YRA
Jadi.... jika orang lain ada yang merasa puas, tentram dan damai setelah berhasil membeli tas mahal yang sudah lama diidam-idamkan... aku pun merasa puas, damai dan tentram melihat gambar di bawah ini... ^_^
Sabtu, 02 Juli 2011
Do'a
Adalah mereka... orang2 yg tak pernah lelah mendoakan kita...
tanpa kita sadari
hingga kita menjadi yg seperti sekarang ini
^_^
Siapakah mereka?
Mereka adalah bapak dan ibu kita
yg punya samudera doa
selautan cinta
untuk kita
Mereka adalah guru2 kita, sahabat2 kita, tetangga kita,
saudara2 kita ...
Bahkan mereka bisa jadi adalah orang yg tdk kita kenal
karena suatu masa kita -dianggap- pernah berjasa bagi mereka
maka doa tulus terlantun dari lisannya
mungkin saat itu malaikat sedang mengaminkan
dan Allah pun mengijinkan
Karena itu...
marilah kita giat berdoa
dengan cara apa saja
mungkin tak harus dengan menadahkan tangan
bisa lewat tebaran kebaikan2 kecil
di setiap rentang hidup kita
jadikan diri kita bermanfaat
bagi sebanyak2 ummat
sayangilah manusia, hewan dan tumbuhan
karena mereka pun tak henti mendoakan kita
doa baik dan tak baik
tergantung sikap kita selama ini
pada mereka semua
Sabar
Sabarlah...
akan peristiwa yang telah terjadi
dan rencana yang belum terlaksana
Sabarlah...
manusia hanya bisa berusaha
tapi Allah yg Maha Menentukan
sabar dan tetap berusaha
sabar dan tetap bersemangat
Yakinlah bahwa bila peristiwa sdh terjadi
maka Allah sdh mengijinkannya terjadi
bila Allah tak mengijinkan
maka sehelai daun pun tak akan luruh
Yakinlah bahwa selalu tersimpan hikmah
dalam setiap tarikan nafas
tajamkan mata hati
agar semua keindahan itu bisa kau maknai
^_^
Sahabat Baik
Jika dikaruniai sahabat yag baik, maka peliharalah... ^_^
Sahabat yang baik amat mahal harganya
bahkan tak bisa dibeli dengan uang
sahabat yang baik adalah anugerah
maka peliharalah...
Teman di kala suka
sahabat di kala duka
tempat kita meminjam lengan, untuk sekadar bersandar
tempat kita berbagi air tawa
tempat kita bertukar tawa
Sabtu, 25 Juni 2011
Pandai
Saya selalu tekankan padanya
bahwa orang pandai dan orang bodoh itu tidak ada
yang ada adalah
orang yang mau berusaha
dan yang tak mau berusaha
orang yang teliti
dan yg tidak teliti
orang yang mau tahu
dan orang yg tak mau tahu
orang yang malas
dan orang yg rajin
kita dianggap pandai
karena kita tahu lebih dulu
untuk tahu lebih dulu
kita harus mau membaca
membaca apa saja yg bermanfaat
kalo ada guru bertanya
dan kita tahu jawabnya
karena kita "tahu lebih dulu" dari teman2 kita
maka kita dianggap pandai
dan anak yg tidak bisa menjawab
karena tahunya belakangan
maka dia dianggap bodoh
hanya karena dia tahunya belakangan
karena itu kita harus selalu berusaha
untuk 'tahu' lebih dulu
dg membaca
dg search, browsing di internet
karena kita tahu lebih dulu
kita dianggap pandai
kalau kita memilih tahu belakangan
maka orang akan menganggap kita bodoh
jadi...
mau pilih yg mana?
*percakapan ringan umi dg mas azzam dan dik amil*
Langganan:
Postingan (Atom)






